Example floating
Example floating
Advertorial

Antisipasi Virus PMK, Pemkot Bekasi Terjunkan 20 Dokter Hewan

BekasiSatu
×

Antisipasi Virus PMK, Pemkot Bekasi Terjunkan 20 Dokter Hewan

Sebarkan artikel ini


Iklan - Dalam Artikel
Example 300x600
Iklan - Dalam Artikel

 

Kota Bekasi – Jelang hari raya Idul Adha, Dinas Ketahanan
Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi mulai melakukan persiapan
dalam hal pengawasan kondisi hewan kurban.

 

Hal ini untuk mengantisipasi ditemukannya penyakit menular
seperti penyakit kuku dan mulut (PMK) dan virus Lumpy Skin Disease (LSD).

 

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Pada Dinas
Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi Ester mengatakan,
pihaknya telah membuat pentujuk teknis (juknis) yang akan dikirimkan ke setiap
kelurahan di Kota Bekasi.

 

 

“Salah satunya adalah mereka (Tim Kelurahan atau
Kecamatan) sebagai tim kita untuk mengontrol hewan itu laik dipangan atau tidak
dalam pelaksanaan Iduladha atau dicek mandiri dulu, sesuai juknis yang akan
diberlakukan,” kata Ester, Kamis (25/05/23).

 

Dalam pemantauan hewan kurban, DKPPP Kota Bekasi juga akan
menurunkan 20 dokter hewan yang nantinya ikut mengontrol kondisi hewan
tersebut.

 

Hewan Kurban yang akan dipotong nantinya pun, wajib divaksin
baik itu vaksin PMK dan LSD.

 

“Jadi nanti, dua minggu sebelum pemotongan itu hewan
maksimal di vaksin PMK maupun LSD, bila itu tidak divaksin pertama itu tidak di
izinkan untuk menjadi hewan kurban,” katanya. (Adv)