Example floating
Example floating
Daerah

LSM Trinusa Minta Disdik Tindak Tegas Sekolah Yang Adakan Perpisahan Diluar Kota

Galih
×

LSM Trinusa Minta Disdik Tindak Tegas Sekolah Yang Adakan Perpisahan Diluar Kota

Sebarkan artikel ini
Ketua LSM Trinusa Kota Bekasi Sambangi Bawaslu (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI – SMP Negeri 29 Kota Bekasi berencana akan mengadakan perpisahan siswa kelas 9 yang akan dilakukan di Kota Bandung, hal ini diduga berlawan arah dari himbauan Pj. Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad untuk menunda kegiatan tahunan tersebut.

Seperti diketahui, Kecelakaan maut giat study tour yang beberapa pekan lalu viral dan menewaskan setidaknya 11 siswa di salah satu sekolah di Depok, Jawa Barat, seharusnya menjadi pelajaran berharga.

Iklan - Dalam Artikel
Example 300x600
Iklan - Dalam Artikel

Pasalnya, seolah tak belajar dari pengalaman, salah satu sekolah negeri di Kota Bekasi masih nekat untuk mengadakan study tour atau outing class ke luar kota, yakni ke Kota Bandung.

Agenda tersebut diketahui juga membalut giat perpisahan sekolah siswa tingkat 9 yang bahkan belum resmi diumumkan kelulusannya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Trinusa Kota Bekasi Maksum Al Farizi mengutuk keras sekolah yang dengan sengaja memaksa anak didiknya untuk mengikuti kegiatan di luar kota.

Dirinya juga meminta Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk menindak tegas sekolah yang tidak patuh dengan himbauan Pj. Walikota Bekasi terkait pemberangkatan kegiatan di luar kota.

“Disdik Kota Bekasi harus tegas, jangan mencla mencle terkait himbauan Pj. Walikota soal himbauan menunda kegiatan study tour di luar kota, karena ini menyangkut keselamatan anak bangsa,” tegas Mandor Baya sapaan akrabnya, Jumat (24/05/24)

Terpisah, pihak SMPN 29 Bekasi yang diketahui akan menggelar perpisahan siswa di Kota Bandung membenarkan hal tersebut. Bahkan, dari total sekitar 320 siswa, ada sekitar 70 persen atau 250 siswa lebih yang akan berangkat.

“Study tour ini sifatnya tidak wajib. Boleh ikut boleh tidak. Tapi di agenda ini kita sekaligus pelepasan siswa kelas 9 atau tingkat akhir yang sudah selesai ikut ujian nasional,” ujar salah seorang guru, Nining.

Ia pun mengungkapkan bahwa giat study tour sendiri diadakan atas permintaan orangtua siswa yang sudah disepakati bersama melalui komite sekolah.

Adapun untuk biaya yang dibrandol per siswa yakni Rp1.650 ribu dengan rincian untuk akomodasi, buku tahunan, medali, kaos, tiket objek wisata tiga lokasi, dan sewa ballroom perpisahan.