Example floating
Example floating
Pemerintahan

Tak Ada Tatib, Alasan Pejabat Pemkot Tak Hadiri Panggilan Komisi 1 DPRD

Galih
×

Tak Ada Tatib, Alasan Pejabat Pemkot Tak Hadiri Panggilan Komisi 1 DPRD

Sebarkan artikel ini
Foto : Rotasi Mutasi pejabat Pemkot Bekasi (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Penjabat (Pj) Raden Gani Muhamad akhirnya turut berbicara soal tudingan Komisi 1 DPRD Kota Bekasi yang tidak mau berkomunikasi soal Rotasi Mutasi.

Gani Muhamad mengatakan bahwa alasan dirinya tidak mengizinkan
37 Pejabat Eselon 3 dan 4 dilingkungan Pemkot Bekasi untuk dimintai panggilan oleh Komisi 1 karena tidak sesuai Tatib

Iklan - Dalam Artikel
Example 300x600
Iklan - Dalam Artikel

“Kemarin Komisi 1 DPRD mengundang kami untuk menghadirkan para pejabat yang baru dilantik. Prinsip saya engga ada masalah, tapi karena ini lembaga punya aturan main bahwa di tata tertib (tartib) DPRD nya itu tidak boleh memanggil orang perorangan itu lintas OPD,” ucap Gani Muhamad, Jumat (07/06/24).

Terlebih, kata dia secara mekanisme aturan perlu adanya aturan yang mengikat bilamana ingin melakukan pemanggilan kepada pihak tertentu, agar tidak terjadi kesalahan prosedural, apalagi bagi pegawai yang berstatus Aparatur Negara atau ASN.

“Ya, karena mohon maaf itu, karena saya menghargai lembaga tadi. Supaya jangan menjadi presedirnik di kemudian hari bahwa DPRD bisa memanggil atau keluar dari tartib, ini kan lembaga ada aturan main,” jelasnya

“Itu yang saya atur, jangan sampai saya melepaskan pasukan saya, jajaran saya untuk menghadiri sesuatu yang menurut saya itu tidak sesuai tartib, tetapi jika nanti Ketua DPRD nya menjawab bahwa ini ini bisa menjelaskan ke saya, saya persilahkan. Engga ada masalah, no problem,” paparnya

Sebelumnya, Komisi I DPRD Kota Bekasi meminta Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad menghadirkan 37 pejabat eselon III dan IV yang telah dirotasi dan mutasi agar hadir dalam rapat kerja (Raker) di Komisi I.

Sayangnya, undangan rapat kerja yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Kota Bekasi Syaifuddaulah itu tidak ditanggapi serius.

Tidak ada satupun pejabat eselon III maupun eselon IV yang hadir memenuhi undangan tersebut, Kamis 6 Juni 2024.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Faisal, mengatakan bahwa pihaknya menginginkan adanya transparansi terkait adanya rotasi mutasi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

“Kami hari ini kecewa sekali, Pj mengintervensi kehadiran teman-teman, 37 orang yang sudah kami undang secara resmi. Mudah-mudahan Pj memiliki itikad baik,” katanya dikutip, Kamis (06/06/24)